Kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Pasraman di Desa Adat Wanagiri, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng

Kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Pasraman di Desa Adat Wanagiri, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng

BIRO KESRA SETDA PROVINSI BALI, DENPASAR – Tim Pemantauan dan Evaluasi Pasraman Provinsi Bali Tahun 2019 melakukan kegiatan pemantauan Pasraman di Desa Adat Wanagiri, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Selasa (25/6/2019), bertempat di Wantilan Jaba Tengah Pura Desa Puseh Desa Adat Wanagiri.

Pada kesempatan ini Tim Pemantauan dan Evaluasi Pasraman Provinsi Bali diterima oleh Dewa Aji Mangku Made Merta selaku Kelian Adat Desa Wanagiri, didampingi Para Pemangku, Prajuru, Penyuluh Base Bali, para Tutor, Serathi Banten, Panitia Pasraman, serta para peserta Pasraman Desa Adat Wanagiri.

Kegiatan Pasraman Desa Adat Wanagiri di tahun 2019 diselenggarakan selama 1 (satu) bulan dengan 8 (delapan) kali pertemuan dan diisi dengan pembekalan materi tentang Uparengga (mejejahitan, membuat klakat, sengkuwi, dan sanggar surya), membuat tetandingan banten pejati, nyurat sastra bali, dan darmagita.

Sementara itu dari hasil pemantauan di lapangan, Tim Pemantauan dan Evaluasi Pasraman menyampaikan bahwa kegiatan Pasraman Desa Adat Wanagiri telah berjalan baik, namun ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan diantaranya penambahan materi Pasraman seperti pengetahuan tentang arti dan makna keterampilan uparengga, pengetahuan tentang wariga, kepekaan sosial, dan terutama pendidikan tentang kebersihan.

Tim Pemantauan dan Evaluasi Pasraman Provinsi Bali yang pada kesempatan ini dipimpin oleh Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Bali menyaksikan rangkaian kegiatan Pasraman Desa Adat Wanagiri dan sekaligus memberikan Buku Panduan Pelaksanaan Kegiatan Pasraman yang diterima oleh Krama Desa Adat Wanagiri.

Kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Pasraman di Desa Adat Gunung Luwih, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng

Kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Pasraman di Desa Adat Gunung Luwih, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng

BIRO KESRA SETDA PROVINSI BALI, DENPASAR – Tim Pemantauan dan Evaluasi Pasraman Provinsi Bali melaksanakan pemantauan kegiatan Pasraman di Desa Adat Gunung Luwih, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Selasa (25/6/2019). Pada Kesempatan ini Tim diterima oleh Bendesa Adat Desa Gunung Luwih sekaligus selaku Majelis Alit Kecamatan Sukasada, didampingi oleh Babinsa, Prajuru Desa, para Tutor, Serathi Banten, dan para peserta Pasraman Desa Gunung Luwih, bertempat di Wantilan Jaba Tengah Pura Desa Puseh Desa Adat

Kegiatan Pasraman Desa Adat Gunung Luwih di tahun 2019 dimulai pada hari Kamis (20/6/2019) dan berakhir pada hari Selasa (2/7/2019), dan diisi dengan pembekalan materi peserta putra antara lain meulat-ulatan (kelakat sudamala, kelakat caru), anyaman daun kelapa (kisa), sengkuwi, klangsah. Sedangkan peserta putri diberikan materi mejejahitan, perlengkapan banten pejati dan aled segehan agung.

Sementara itu dari hasil pemantauan di lapangan, Tim Pemantauan dan Evaluasi Pasraman menyampaikan bahwa kegiatan Pasraman Desa Adat Gunung Luwih sudah berjalan baik, namun beberapa catatan yang perlu diperhatikan diantaranya penambahan materi Pasraman seperti kepekaan sosial generasi muda terhadap lingkungan, pelatihan Yoga, mesatwa, Seni Tari dan Tabuh.

Tim Pemantauan dan Evaluasi Pasraman Provinsi Bali yang pada kesempatan ini dipimpin oleh Kepala Bagian Kesra Non Pelayanan Dasar Biro Kesra Setda Provinsi Bali menyaksikan rangkaian kegiatan Pasraman Desa Adat Gunung Luwih dan sekaligus memberikan Buku Panduan Pelaksanaan Kegiatan Pasraman yang diterima oleh Krama Desa Adat Gunung Luwih.